Rabu, 09 September 2009

TETAP Fokus !


"Aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa
yang di hadapanku."

Menurut penelitian, hanya ada sekitar 11% orang di dunia ini yang secara
alamiah mampu untuk bersikap fokus. Selebihnya cenderung mudah terpengaruh
dan seringkali tidak persisten pada tujuan semula.

Mungkin ada orang yang memiliki tekad yang kuat, namun ternyata kurang
tekun. Adapula yang tekun tapi sayangnya mudah terpengaruh. Bahkan ada
orang yang sangat flamboyant, yang mudah sekali beralih perhatian, dan
cepat mengalihkan perhatian pada hal-hal yang baru.

Perhatian yang terpecah dapat menggagalkan pencapaian tujuan. Tanpa sadar
pencapaian target tertunda, mengalami stagnasi, atau bahkan bisa menyimpang
dari tujuan semula. Bukan situasi yang menguntungkan bagi seorang karyawan
seperti Anda.


Apa saja penghalang untuk tetap fokus ?

1. Kehilangan motivasi .
Ada sebuah kisah nyata tentang seorang pria yang kehilangan motivasi. Ia
sangat pandai hingga mendapat beasiswa master di luar negeri bahkan
dicalonkan sebagai kandidat doktoral. Namun setelah sebuah penelitiannya
ditolak oleh dosen, ia menjadi frustrasi, kehilangan motivasi dan gagal
untuk tetap fokus dengan cita-citanya. Stress berkepanjangan yang
dialaminya mengakibatkan gangguan jiwa. Sungguh tragis,akhirnya ia
ditemukan meninggal karena diare setelah berhari-hari mengunci diri dalam
kamarnya.


2. Mudah terpengaruh.
Manusia punya sepasang mata, tapi hanya satu fokus. Itulah keajaiban
penciptaan. Bayangkan jika setiap bola mata memiliki fokusnya sendiri atau
pandangan yang bias. Seperti mata faset serangga yang punya banyak
pantulan. Anda akan berjalan kesana kemari dan menabrak dinding karena
pengaruh pandangan tadi. Akan sulit menyelesaikan sesuatu hingga tuntas
jika Anda kehilangan fokus. Hanya sekitar 20 % hal-hal dalam diri pribadi
yang mempengaruhi fokus, selebihnya merupakan pengaruh eksternal.


3. Kurang tekun.
Sikap persisten merupakan perpaduan antara kegigihan dan ketekunan. Banyak
hal yang bisa membuat ketekunan dan fokus hilang. Bosan, jenuh dengan
rutinitas bahkan selalu berada di zona nyaman atau rasa puas diri,
seringkali membuat fokus menjadi kabur. Karena manusia cenderung mengejar
yang diinginkan bukan yang seharusnya dicapai. Anda sering terjebak pada
proses dan tidak bersikap konsisten pada tujuan yang harus diraih.
Kehilangan fokus juga berarti menyia-nyiakan banyak waktu dan kesempatan
yang ada di hadapan Anda.


Melatih diri untuk tetap bersikap fokus

1. Mengembangkan penguasaan diri .
Dalam dunia militer, sniper adalah seorang penembak jitu. Mereka biasanya
ditugaskan untuk suatu operasi khusus yang menuntut keahlian menembak
secara rahasia. Dengan target, sekali tembakan harus tepat sasaran. Hal
utama bagi sniper ialah fokus, memiliki konsentrasi maksimal dan penguasaan
diri yang prima. Mengarahkan pandangan pada sasaran dan mengabaikan hal-hal
yang dapat mengalihkan perhatian. Demikian juga dalam menjalankan pekerjaan
Anda, disiplin dan penguasaan diri membuat Anda fokus dan efisien dalam
menyelesaikan pekerjaan.
2.

2. Membangun ketekunan.
Sejarah mengenal Abraham Lincoln. Kegagalan demi kegagalan tidak membuatnya
menyerah dan kehilangan tujuan. Puncaknya di tahun 1832 ketika ia menjadi
seorang pengangguran. Namun semangat yang tinggi dan ketekunannya untuk
bisa mengabdikan diri pada bangsa dan negaranya, membuat ia akhirnya
berhasil terpilih sebagai presiden Amerika Serikat di tahun 1860. Hasrat
yang kuat menciptakan peluangnya sendiri. Ketekunan akan menemukan jalannya
pada akhirnya. Itulah fokus pada sasaran.
3.

3. Membuat target pencapaian.
Apa tujuan yang ingin Anda raih? Buatlah perencanaan dan target pencapaian
agar tujuan dapat dicapai dengan lebih efisien dan efektif. Target
merupakan anak tangga menuju pencapaian sasaran secara terarah dan terukur.
Membuat target memacu Anda untuk tetap fokus pada sasaran. Sikap fokus
dimiliki oleh para peraih yang berhasil, semua orang yang sukses dan
menjadi ahli di bidangnya. Fokus adalah jembatan keberhasilan.


(www.PowerCharacter.com)

__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com

0 komentar:

Poskan Komentar