Senin, 18 Januari 2010

9 TIPS ORANG TUA TENTANG DISIPLIN

Anda sebagai orang tua adalah role model terbaik yang menurut anak Anda
sendiri yang pernah mereka miliki. Sebagai anak yang bagaikan kertas putih
yang masih perlu diisi dengan nilai-nilai kebaikan, mereka perlu belajar
mengenal arti disiplin. Disiplin sendiri bukanlah sebuah kata menyeramkan
seperti peraturan ketat atau bahkan aturan yang seperti militerisme. Anda
sendiri sebagai orang dewasa tentu mengerti pentingnya disiplin sebagai
kunci kesuksesan pribadi. Berikut 9 tips mengenai disiplin yang setiap
orangtua perlu tahu: Buat aturan yang jelas. Misalnya dalam soal
mendorong, memukul, berbagi, berbohong, serta hal-hal lain yang penting
bagi Anda. Pastikan anak tahu mengenai aturan serta hukumannya jika
melanggar. Bersikap tegas. Anak Anda mengidamkan batasan. Tanpa
batasan, dunianya akan menakutkan dan tak terkontrol. Cepat
ambil tindakan. Begitu anak melanggar aturan, segera beri hukuman. Jangan
menunggu terlalu lama karena anak bisa lupa atas kesalahannya.
Jangan memukul. Banyak ahli tumbuh kembang anak setuju bahwa ini bukanlah
cara yang baik dalam mendidik. Setiap anak sebagai alternatif
hukuman jika melanggar aturan. Sesuaikan lama waktu setrap dengan usia
anak. Misalnya, lima menit untuk anak berusia lima tahun. Dan pastikan
hukuman ini tidak menyenangkan agar dia mau belajar dari
kesalahan. Puji anak jika berkelakuan baik. Jangan berpikir
disiplin adalah hal yang hanya dilakukan saat anak bertingkah. Pelukan atau
pujian saat dia melakukan sesuatu yang benar adalah bentuk disiplin
terbaik. Jangan menjerit. Anda boleh memerintah, tapi memerintah
sambil menjerit malah akan mengintimidasi anak. Hal ini juga jarang
berhasil. Jika di lain waktu rasa kesal sudah di ubun-ubun, cobalah
memejamkan mata, tarik napas panjang lalu berhitung sampai 10, 20, atau
bahkan 100 jika memang Anda membutuhkannya. Larang anak
mengucapkan kata-kata kasar. Anak-anak tidak dilahirkan untuk saling benci.
Tapi mereka akan belajar hal itu jika tidak dicegah sejak awal. Jangan
pernah memberi toleransi sikap kasar. Bantu anak menemukan hal-hal positif
dari orang lain dan ajarkan dia untuk fokus terhadap hal itu.
Prioritaskan kejujuran. Jika berharap anak untuk jujur, maka jangan pernah
membohongi mereka.

Sumber : Majalah Parents / Jawaban.com

__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com